LA O-LA O TU A-TU A (MEMINANG) MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Study kasus di desa Angkeo Kecamatan Teupah Barat Kabupaten Simeulue Nanggroe Aceh Darussalam)
Main Article Content
Abstract
Setiap peserta didik di dalam proses pembelajaran memiliki perbedaan individual, ini merupakan suatu hal yang sangat penting untuk diketahui oleh seorang pendidik atau calon pendidik. Di dalam proses belajar mengajar selalu dijumpai ada anak yang berbakat, ada anak yang kurang berbakat, anak yang memiliki kemampuan tinggi, dan sebaliknya. Hadis Nabi saw. juga menjelaskan mengenai perbedaan individual dari setiap peserta didik, termasuk menjelaskan tentang tipe-tipe dari masing-masing peserta didik. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengungkapkan tipologi peserta didik dari segi kecerdasan intelektualnya dalam hadis. Penelitian ini bercorak library research dengan memodifikasi pendekatan tematik atau maudhu’i, yaitu pendekatan tematis analitis. Sumber data berupa kitab syarah hadis, buku-buku pendidikan yang berhubungan dengan analisa dan kajian penelitian. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa sebagaimana halnya manusia dalam beragama, setiap peserta didik di sekolah yang dihadapi oleh pendidik memiliki tipe yang berbeda-beda sesuai dengan perbedaan individual yang telah dibawanya masing-masing. Hal ini di jelaskan di dalam hadis Nabi Saw. mengenai tipologi peserta didik dari segi kecerdasan intelektual terdapat tiga tipe di dalam hadis, yaitu peserta didik naqiyyah, adalah seorang peserta didik yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritualnya, peserta didik ajaadib, yaitu peserta didik yang cerdas secara intelektual namun gagal secara emosional dan spiritualnya, peserta didik qii’aan, yaitu peserta didik yang gagal secara intelektual maupun emosional dan spiritualnya.
Article Details
Section
Articles
References
Abdul Aziz Muhammad Azam dan Abdul Wahhab Sayyed Hawwas, 2014. Fikih Munakahat, Judul asli Al asratu wa ahkaâmuhâ fi tasyriî’al islâmî, Penerjemah: Abdul Majid Khon. Jakarta: Amzah, Cet. ke-3.
Ahmad Azhar Basyir, Hukum Perkawinan Islam, 2019.Yogyakarta: UII Press. Cet. Ke-14
Amir Syarifuddin, 2014, Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia. Jakarta: Prenadamedia Group. Cet. Ke-14.
Bulughul Maram, hadits No.1004
Kementerian Agama RI, Al Qur’an dan Tafsirnya, 2012 Juz 1,2,3
Muhammad Ra’fat ‘Utsmani, Fikih Khitbah dan Nukah. 2017. Depok: Fathan.Cet.Ke.I
Sayyid Syabiq, Fiqih Sunnah Jilid 2, tt. Depok: Fathan Media Prima, Penerjemah: Ahmada Cornish Creativa (ACC),Imam Abi Abdillah Muhammad bin Ismail Al-Bukhari Al-Ja’fi r.a, Jami’ Shahih Bukhari (Kitab Ilmu Bab 20), Damaskus-Kuwait: Yamamah dan Ibnu Kasir,
Muhammad Utsman Najati, (2004), Psikologi dalam Perspektif Hadis, Jakarta: Pustaka Al-Husna Baru.
Nur Uhbiyati, Abu Ahmadi, (1997), Ilmu Pendidikan Islam I, Bandung: Pustaka Setia.
Ramayulis, (2010), Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia.
Sadirman AM, (1992), Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: Rajawali Press.
Syaikh Muhammad Al-Utsaimin, (2007), Syarah Riyadhus Shalihin, Jakarta: Darul Falah, Jilid III.
Syaikh Muhammad Yusuf al-Kandahlawi Rah.a, (2007), “Muntakhab Ahadits: Dalil-dalil Pilihan Enam Sifat Utama”, Yogyakarta: Ash-Shaff.
Syehk Mansur Ali Nashif, (2008), Mahkota Pokok-pokok Hadis Rasulullah saw, Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Main Article Content
Abstract
Setiap peserta didik di dalam proses pembelajaran memiliki perbedaan individual, ini merupakan suatu hal yang sangat penting untuk diketahui oleh seorang pendidik atau calon pendidik. Di dalam proses belajar mengajar selalu dijumpai ada anak yang berbakat, ada anak yang kurang berbakat, anak yang memiliki kemampuan tinggi, dan sebaliknya. Hadis Nabi saw. juga menjelaskan mengenai perbedaan individual dari setiap peserta didik, termasuk menjelaskan tentang tipe-tipe dari masing-masing peserta didik. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengungkapkan tipologi peserta didik dari segi kecerdasan intelektualnya dalam hadis. Penelitian ini bercorak library research dengan memodifikasi pendekatan tematik atau maudhu’i, yaitu pendekatan tematis analitis. Sumber data berupa kitab syarah hadis, buku-buku pendidikan yang berhubungan dengan analisa dan kajian penelitian. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa sebagaimana halnya manusia dalam beragama, setiap peserta didik di sekolah yang dihadapi oleh pendidik memiliki tipe yang berbeda-beda sesuai dengan perbedaan individual yang telah dibawanya masing-masing. Hal ini di jelaskan di dalam hadis Nabi Saw. mengenai tipologi peserta didik dari segi kecerdasan intelektual terdapat tiga tipe di dalam hadis, yaitu peserta didik naqiyyah, adalah seorang peserta didik yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritualnya, peserta didik ajaadib, yaitu peserta didik yang cerdas secara intelektual namun gagal secara emosional dan spiritualnya, peserta didik qii’aan, yaitu peserta didik yang gagal secara intelektual maupun emosional dan spiritualnya.
Article Details
References
Abdul Aziz Muhammad Azam dan Abdul Wahhab Sayyed Hawwas, 2014. Fikih Munakahat, Judul asli Al asratu wa ahkaâmuhâ fi tasyriî’al islâmî, Penerjemah: Abdul Majid Khon. Jakarta: Amzah, Cet. ke-3.
Ahmad Azhar Basyir, Hukum Perkawinan Islam, 2019.Yogyakarta: UII Press. Cet. Ke-14
Amir Syarifuddin, 2014, Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia. Jakarta: Prenadamedia Group. Cet. Ke-14.
Bulughul Maram, hadits No.1004
Kementerian Agama RI, Al Qur’an dan Tafsirnya, 2012 Juz 1,2,3
Muhammad Ra’fat ‘Utsmani, Fikih Khitbah dan Nukah. 2017. Depok: Fathan.Cet.Ke.I
Sayyid Syabiq, Fiqih Sunnah Jilid 2, tt. Depok: Fathan Media Prima, Penerjemah: Ahmada Cornish Creativa (ACC),Imam Abi Abdillah Muhammad bin Ismail Al-Bukhari Al-Ja’fi r.a, Jami’ Shahih Bukhari (Kitab Ilmu Bab 20), Damaskus-Kuwait: Yamamah dan Ibnu Kasir,
Muhammad Utsman Najati, (2004), Psikologi dalam Perspektif Hadis, Jakarta: Pustaka Al-Husna Baru.
Nur Uhbiyati, Abu Ahmadi, (1997), Ilmu Pendidikan Islam I, Bandung: Pustaka Setia.
Ramayulis, (2010), Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia.
Sadirman AM, (1992), Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: Rajawali Press.
Syaikh Muhammad Al-Utsaimin, (2007), Syarah Riyadhus Shalihin, Jakarta: Darul Falah, Jilid III.
Syaikh Muhammad Yusuf al-Kandahlawi Rah.a, (2007), “Muntakhab Ahadits: Dalil-dalil Pilihan Enam Sifat Utama”, Yogyakarta: Ash-Shaff.
Syehk Mansur Ali Nashif, (2008), Mahkota Pokok-pokok Hadis Rasulullah saw, Bandung: Sinar Baru Algesindo.